Biru Indigo

Biru Indigo Tiga pribadi istimewa bertemu dalam sebuah tabrakan mobil Elang sang sopir taksi melihat tubuh pemuda yang muncul tiba tiba itu sebelum menghantam kaca mobilnya sebelum terlempar ke aspal Amelia sa

  • Title: Biru Indigo
  • Author: Putra Perdana
  • ISBN: 9786028767
  • Page: 151
  • Format: Paperback
  • Tiga pribadi istimewa bertemu dalam sebuah tabrakan mobil Elang, sang sopir taksi, melihat tubuh pemuda yang muncul tiba tiba itu sebelum menghantam kaca mobilnya sebelum terlempar ke aspal Amelia, sang penumpang, turun dari taksi dan menolong si pemuda Sang pemuda yang tertabrak dan dipulihkan, Rikko, pun langsung bangun dan berlari, meskipun benaknya dipenuhi wajah peTiga pribadi istimewa bertemu dalam sebuah tabrakan mobil Elang, sang sopir taksi, melihat tubuh pemuda yang muncul tiba tiba itu sebelum menghantam kaca mobilnya sebelum terlempar ke aspal Amelia, sang penumpang, turun dari taksi dan menolong si pemuda Sang pemuda yang tertabrak dan dipulihkan, Rikko, pun langsung bangun dan berlari, meskipun benaknya dipenuhi wajah perempuan yang menolongnya tadi.Semenjak hari itu, hidup ketiganya tak sama lagi, peristiwa peristiwa aneh datang silih berganti Takdir pun kembali melintas dan mempertemukan mereka dalam situasi berbeda Apakah mereka masih pribadi yang sama Dengan kecepatan maksimum, novel ini akan membuat Anda tak berkedip saat melaju menelusuri jejak ketiganya dan menemukan intrik, pembunuhan, kelompok rahasia, dunia paralel, dan aksi aksi seru yang mengancam nyawa.

    One thought on “Biru Indigo”

    1. Menurut saya senpai Putra Perdana adalah one of the best Otaku in Indonesia.Di saat para Otaku lain (ditahun 2000an) cuma bisa berkoar-koar ngomongin karya orang Jepang. Senpai Perdana menuliskan dan menerbitkan karya-nya sendiri Biru Indigo (asli Indonesia.)Ini adalah salah satu karya bagus yang selama ini saya cari . .Ok, tanpa basa-basi lagi, sedikit komentar tentang Biru Indigo,nilai +plus ;1. Novel ini menggunakan tiga sudut pandang karakter / POV1 yaitu Elang, Rikko, dan Amelia. 3 Karakter [...]

    2. An out-of-the-box story, thrill and actions of Ludlum and Kung Fu Hustle, words of Kosinski, details of Forsyth. A very good book !!!

    3. Kenapa mudah sekali harga buku fantasi obral di Mizan. Aku menemukannya tergeletak di rak buku obral dengan label Rp 20.000,-.Oh tega!

    4. Kayaknya saya orang pertama yang kasih rating 1 di buat buku "Biru Indigo" ini yah. Sudah lama ngeliat buku ini dan sempat pengen beli pas acara Festival Buku Murahnya Gramedia beberapa bulan lalu, tapi niat itu saya urungkan. Jadinya malah beli 3 buku serial The Mediator-nya Meg Cabot :))Pas ke tempat sewa buku tadi, mbak penjaganya bilang ada novel "baru". Walau "baru"nya mereka rata-rata novel lama yang dibeli pas diskonan, saya sih ho oh aja minta ditunjukin bukunya Eh, ternyata "Biru Indig [...]

    5. Novel ini bercerita tentang kehidupan tiga orang yang memiliki pribadi yang berbeda. Yang secara tidak langsung mereka mempunyai suatu hubungan khusus yang tidak dapat dijelaskan secara logis. Novel ini bercerita tentang dua orang indigo dan seorang berkemampuan lebih. Elang Wasesa, seorang sopir taksi Surya yang sangat mencintai gadis dari mantan rekan kerjanya sehingga ia selalu melindungi gadis tersebut dengan berbagai cara. Rikko, mahasiswa kedokteran yang merupakan junkie dan mempunyai kema [...]

    6. Udah lama banget bukunya saya baca. Lupa kapan itu. Yang pasti, minjem :) .Novel ini benar-benar bagus dan penuh riset. Khususnya tentang indigo dan narkoba itu ya. Bahkan saya sempat kepikiran jangan-jangan pengarangnya pengedar narkoba. :D . Adegan action-nya terasa nyata sekali. Walaupun ada 3 sudut pandang, tapi, tidak membuat saya bingung. Malah saya berharap novel ini bakalan di-filmkan. :)

    7. bisa dinikmati, lancar bercerita, dengan gaya yang unik. risetnya juga sepertinya lumayan. tapi apa bener orang yg ditembak mati sama sniper akan ada residual gunpowder di tubuhnya? *bukanahlibalistik*the other downsides, luna maya sempat mengganggu mood baca, juga kecenderungan info dumping (meskipun lewat footnotes) dan beberapa keanehan lainnya.tambahan: dan judulya masih nggak nangkep apa maksud judulnya

    8. alurnya melompat lompat, jadi butuh konsentrasi tinggi untuk membacanyatapi dari keseluruhan kerenpembaca dibuat menyelami pikiran tiga orang sekaligus dalam sudut pandang berbeda-bedasayang endingnya gantungsepertinya pembaca dituntut untuk membuat ending sendiridan itu malah membuatnya semakin menarik

    9. Ide cerita sebenarnya bagus, tapi penulisan alur cerita agak membingungkan dan klimaks kurang greget,cheersTime MachinePipit Di

    10. Secara umum buku ini bagus. Laganya bagus, hanya saja dunia kelam intelijennya kurang dideskripsikan dengan jelas. Elang, Rikko, dan Amel masing-masing punya karakter yang kuat dan berbeda.Cuma bingung dengan perilakunya si Rikko. Emang ada ya mahasiswa kedokteran yang junkie dan suka bolos kuliah?Endingnya errr (view spoiler)[nggak jelas siapa benernya yang bunuh Andi Vatar. (hide spoiler)]

    11. Ceritanya menarik, tentang kejiwaan dan dunia intelijen. Banyak pengetahuan yang akhirnya dijelaskan dengan cukup jelas disini. Tapi endingnya nanggung. Saya kayak lagi naik wahana yang naik tiba2 dan turun mendadak. Dan masih belum jelas hubungan Maya dengan Andi Vatar.

    12. Menurutku akhirannya gantung. Sebelum baca akhirnya, sempat kebayang akhir yang keren. tapi setelah baca akhirannya, kayak ada yang kurang. kayak masih bisa jadi cerita yang lebih seru.tapi over all, cerita yang keren *_*

    13. okea lima pribadi yang bercerita sebagai indigournya ada yang diulang, membuat bingung yang membacanyamun ide ceritanya menarik. agak rumit, namun endingnya kurang mengenakan.

    14. KereennnBukunya bener-bener bikin THEATER OF MINDBener-bener kayak nonton film, semua terproyeksi sempurna di otak, suatu saat kalo gw jadi sutradara pengen banget filmin ini :D

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *