Bertarung Melawan Nasib Berdamai Dengan Kehidupan

Bertarung Melawan Nasib Berdamai Dengan Kehidupan Tiga pemuda dari tiga kota berbeda datang ke Batam dengan membawa luka di hati dan rasa gentar dalam menghadapi masa depan Yang mereka tahu apa pun caranya mereka harus bertahan hidup di pulau itu

  • Title: Bertarung Melawan Nasib Berdamai Dengan Kehidupan
  • Author: Zaky Yamani
  • ISBN: 9786020357003
  • Page: 217
  • Format: Paperback
  • Tiga pemuda dari tiga kota berbeda datang ke Batam, dengan membawa luka di hati dan rasa gentar dalam menghadapi masa depan Yang mereka tahu, apa pun caranya, mereka harus bertahan hidup di pulau itu Dwifung, mantan calon perwira yang dipecat dari Akademi Militer karena dituduh bertanggung jawab atas kematian juniornya Pergi dari kampung halamannya di Indramayu, tiba diTiga pemuda dari tiga kota berbeda datang ke Batam, dengan membawa luka di hati dan rasa gentar dalam menghadapi masa depan Yang mereka tahu, apa pun caranya, mereka harus bertahan hidup di pulau itu Dwifung, mantan calon perwira yang dipecat dari Akademi Militer karena dituduh bertanggung jawab atas kematian juniornya Pergi dari kampung halamannya di Indramayu, tiba di Batam dengan sakit hati yang mendalam, lalu nasib membawanya menjadi petugas satpam Imron, juga mantan calon perwira yang dipecat dari Akademi Militer Pergi dari Salatiga setelah mencuci kaki ibunya, tiba di Batam sebagai pendatang ilegal, lalu hidupnya tenggelam dalam dunia hitam Asep, pelatih taekwondo dan sarjana Teknik Mesin, pergi dari Bandung ke Batam dengan tubuh cacat akibat kecelakaan lalu lintas Dia bekerja di perusahaan eletronik, tetapi nasib membawanya berkenalan dengan Dwifung dan Imron Lalu mereka mengikat persaudaraan, kemudian bersama sama mengalirkan darah, keringat, dan air mata demi membangun perusahaan yang akan menjadi tumpuan hidup bersama Inilah kisah para petarung yang tak mau menyerah pada nasib buruk, dan berhasil mencapai cita cita terbaik yang tak pernah mereka impikan Walau perjalanannya penuh liku dan berkerikil tajam, yang sempat membuat tiga sahabat itu saling membenci bak musuh dalam selimut.

    One thought on “Bertarung Melawan Nasib Berdamai Dengan Kehidupan”

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *